Pages

Friday, October 28, 2011

Manajemen yang sukses

Manajemen yang Sukses


Manajemen Yang Sukses dari Perusahaan
S
uatu perusahaan yang bergerak di agrobisnis ini memanfaatkan pohon kelapa sebagai produk utama.  Pohon kelapa (Cocos nucifera) memang serbaguna dan memiliki banyak manfaat. Mulai dari akar, batang, daun, buah, hingga pelepahnya, semua bisa dimanfaatkan.  Maka dari itu dengan bahan baku yang sederhana ini bisa menghasilkan berbagai macam hasil olahan yang tentunya sangat bernilai ekonomi.  Diantaranya: 


Daun Kelapa
Daun kelapa dibuat menjadi berbagai macam benda. Bingkai lemari, hiasan janur, keranjang sampah, sapu lidi, sarang ketupat, tatakan, dan tempat buah. Kemudian manggar atau pangkal pelepahnya dapat dimanfaatkan untuk membuat ragi dan gula. Sementara pelepah keringnya dapat dibuat kipas, sandal, tas tangan, dan topi.

Buah Kelapa
Buah kelapa terdiri dari kulit luar, sabut, tempurung, kulit daging (testa), daging buah, air kelapa, dan lembaga (bakal buah). Banyak dari bagian buah kelapa ini yang bisa dimanfaatkan. Di antaranya, sabut, tempurung, daging buah, dan air kelapa. Ada pula daging kelapa yang menjadi bagian penting dalam pohon kelapa. Daging kelapa ini bisa dibuat apa saja. Daging kelapa muda dapat dijadikan campuran minuman atau bisa juga dijadikan makanan. Misalnya, kue kelapa, manisan serutan kelapa, salad kelapa. Sementara, daging kelapa yang tua bisa diolah menjadi kelapa parut, santan, kopra (daging buah kelapa yang dikeringkan), dan minyak.  Sabut kelapa yang telah dibuang gabusnya dapat digunakan untuk pelapis jok dan kursi, serta pembuatan tali. Tempurung kelapa juga dapat digunakan untuk arang batok. Arang batok ini dapat digunakan sebagai “kayu bakar”. Bisa juga diolah menjadi arang aktif yang diperlukan oleh berbagai keperluan industri pengolahan. Tak hanya itu saja, tempurung kelapa juga bisa dijadikan kancing, aksesori kotak perhiasan, dan sebagainya.

Akar Kelapa
Akar kelapa dapat bermanfaat untuk kehidupan. Akar ini bisa dijadikan zat pewarna pada perabotan rumah tangga. Bisa juga dimanfaatkan untuk obatobatan (dalam ukuran atau takaran tertentu).
Tahukah kamu, air kelapa pun dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kecap. Atau, bisa juga dijadikan bahan pembuatan sari kelapa atau biasa disebut nata de coco.

Batang Kelapa
Batang kelapa dimanfaatkan untuk membuat perabotan rumah tangga. meja, kursi, bingkai lukisan, dan lainnya. Selain itu, batang kelapa bisa digunakan untuk membuat bahan dasar pembangunan rumah, seperti genteng, papan, dan sebagainya.
  Meningkatkan Ekonomi
Pohon kelapa, yang memiliki banyak manfaat untuk manusia, bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan ekonomi negara. Yaitu, melalui budi daya pohon pohon kelapa. Kita bisa membuat barang-barang yang berkualitas dari bagian-bagian pohon kelapa, kemudiannya menjualnya ke luar Indonesia. Budi daya pohon kelapa cocok untuk negara kita yang memiliki iklim tropis - iklim yang cocok untuk pertumbuhan pohon kelapa.

Thursday, October 27, 2011

Sejarah bikin galau






Sejarah bikin galau

Don’t try this at home




   







   Suatu hari ada seorang anak ( panggil aja boneng) akan menghadapi ujian lisan tentang ilmu sejarah. Dalam pelajaran ini boneng sama sekali gak ngerti, soalnya kata temennya sih dia terkena syndrome gakarse (galau karna sejarah). Pas malam harinya sebelum ujian boneng minta bantuan sama ayahnya untuk mengajari dia, berikut percakapannya:
Boneng    : yah bener gak sih kalau nenek moyang kita itu adalah kera??
Ayah       : bener nak !!
Boneng    : ayah tau dari mana??
Ayah       : coba kamu ngaca !!
Boneng    :  ---“galau”. ---
Boneng    : yah kenapa sih sejarah harus kita pelajari??
Ayah      : biar semua orang gak akan melakukan kelasahan yg sama yg    telah dilakukannya pada jaman dulu.
Boneng    : contohnya yah???
Ayah       : kaya ayah ngelahirin anak bodoh kaya kamu.
Boneng    : ---“bunuh dri”.  ---  
         
-The end-

Sunday, October 23, 2011

Wayang Kulit

 
Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Jawa. Wayang berasal dari kata Ma Hyang artinya menuju kepada yang maha esa . Wayang kulit dimainkan oleh seorang dalang yang juga menjadi narator dialog tokoh-tokoh wayang, dengan diiringi oleh musik gamelan yang dimainkan sekelompok nayaga dan tembang yang dinyanyikan oleh para pesinden. Dalang memainkan wayang kulit di balik kelir, yaitu layar yang terbuat dari kain putih, sementara di belakangnya disorotkan lampu listrik atau lampu minyak (blencong), sehingga para penonton yang berada di sisi lain dari layar dapat melihat bayangan wayang yang jatuh ke kelir. Untuk dapat memahami cerita wayang(lakon), penonton harus memiliki pengetahuan akan tokoh-tokoh wayang yang bayangannya tampil di layar.
Secara umum wayang mengambil cerita dari naskah Mahabharata dan Ramayana, tetapi tak dibatasi hanya dengan pakem (standard) tersebut, ki dalang bisa juga memainkan lakon carangan (gubahan). Beberapa cerita diambil dari cerita Panji.
Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003.