Pages

Saturday, December 28, 2013

Manfaat internet dan informasi

         Setiap orang pasti butuh akan adanya informasi setiap saat, dengan adanya informasi yang kita dapat maka kita dapat mengetahui keadaan yang terjadi saat ini. Tidak hanya itu informasi juga dapat memberikan pengetahuan tentang kejadian masa lalu seperti sejarah-sejarah nasional kepada kita. Semakin banyaknya kebutuhan informasi yang kita ingin dapatkan maka semakin berkembang pula sarana atau media yang muncul untuk memudahkan kita memperoleh informasi.

          Pada awalnya sejak perkembangan media cetak kita dapat mengetahui informasi apa saja yang terdapat didalam surat kabar yang terjadi pada hari ini atau beberapa hari sebelumnya, namun informasi yang didapat hanya sebanyak lembaran surat kabar yang tercetak. Kemudian muncul media elektronik dengan ini kita dapat mengetahui secara langsung ada informasi apa saja yang dapat diperoleh secara langsung serta kita dapat mengetahui kronologis tampilan infpormasi yang kita dapat melalui rekaman gambar yang ditampilkan.

Pentingnya memanage waktu

       Dalam kegiatan sehari-hari kita tidak akan terlepas dengan waktu yang terus berjalan mengiringi segala aktivitas kita. Banyaknya kegiatan yang kita lakukan sehari-hari membuat kita perlu melakukan manage waktu yang efektif guna memungkinkan kita untuk dapat melakukan semua kegiatan kita dengan baik dan tidak membuang waktu yang kita punya dengan sia-sia.

      Dalam bidang usaha waktu sangatlah berharga bahkan waktu diibaratkan seperti uang. Begitu pentingnya waktu bagi pengusaha membuat management waktu sangat dibutuhkan. Dalam usaha management waktu yang baik dapat membuat mereka melakukan pekerjaan sesuai dengan porsinya tidak berlebihan dan juga tidak kurang. Terutama tentang ketepatan waktu dalam janji yang sudah disepakati antara kedua belah pihak pengusaha untuk melakukan transaksi/kerja sama, dengan menghargai waktu dan janji yang telah disepakati maka memungkinkan transaksi tersebut dapat berjalan dengan baik dan bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan yang mereka bangun.

Kurangnya acara televisi yang mendidik anak bangsa

    Media merupakan sarana atau alat guna memperoleh informasi, hiburan, dll. Seiring berkembangnya zaman dan teknologi maka banyak media yang bermunculan dengan teknologi yang semakin maju. seperti contohnya media televisi. Televisi merupakan salah satu media elektronik yang sangat diminati oleh semua kalangan diseluruh dunia, dengan adanya televisi maka kita bisa dengan mudah mendapatkan informasi setiap harinya, karena program-program berita pada televisi selalu mengupdate beritanya setiap hari untuk memenuhi kebutuhan penontonnya.
          Namun televisi tidak hanya memberikan sajian acara untuk memberikan informasi, namun juga memberikan program acara yang bersifat mengibur dan ada juga yang bertema dengan pendidikan. Program acara yang bertema pendidikan inilah yang pastinya sangat penting dan perlu ada bagi kita khususnya anak-anak. Dengan adanya program acara pendidikan kita bisa mendapatkan banyak hal selain hiburan tentunya juga ilmu pengetahuan.

Kenaikan Upah Buruh

        Setiap tahun permasalahan mengenai kenaikan harga terus terjadi dan sulit untuk di hindari, banyak faktor-faktor yang mempengaruhi kelonjakan harga tersebut seperti adanya inflasi, kurangnya stok kebutuhan bahan-bahan pokok dari dalam negeri, dll. Dalam mengatasi permasalahan seperti ini upaya yang dilakukan pemerintah tidak lain adalah dengan menaikkan harga-harga, baik harga bbm, harga kebutuhan pokok,dll. kenaikan ini tidak di iringi dengan kenaikan pendapatan upah kerja yang diterima masyarakat. Oleh karena itu, kelonjakan harga secara tidak langsung sangat mencekik masyarakat yang berpenghasilan dibawah standar pendapatan untuk hidup layak.

   Upah minimum yang diberikan pemerintah khususnya terhadap buruh sangat tidak sebanding dengan kelonjakan harga yang terus menaik. Dengan pendapatan yang hanya sebesar 2,2 juta perbulan masih dirasa kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kerja keras yang dilakukan oleh para buruh selama ini dirasa tidak sebanding dengan upah yang diterima serta jaminan-jaminan yang didapat dalam melakukan pekerjaan, seperti jaminan keselamatan dan kesehatan. 

Sunday, December 8, 2013

PENGARUH INDIVIDU



BAB I
PENDAHULUAN
Setiap Individu adalah pribadi yang unik. Manusia pada hakekatnya adalah kertas kosong yang di bentuk oleh lingkungan mereka. Perilaku manusia merupakan fungsi dari interaksi antara person atau individu dengan lingkungannya. Mereka berperilaku berbeda satu sama lain karena ditentukan oleh masing – masing lingkungan yang memang berbeda. Secara biografis individu memiliki karakteristik yang jelas bisa terbaca, seperti usia, jenis kelamin, status perkawinan, yang semua itu memiliki hubungan signifikan dengan produktivitas atau kinerja dalam suatu organisasi dan merupakan isu penting dalam dekade mendatang. Dari kajian beberapa bukti riset, memunculkan kesimpulan bahwa usia tampaknya tidak memiliki hubungan dengan produktivitas. Dan para pekerja tua yang masa kerjanya panjang akan lebih kecil kemungkinannya untuk mengundurkan diri. Demikian pula dengan karyawan yang sudah menikah, angka keabsenan menurun, angka pengunduran diri lebih rendah serta menunjukkan kepuasan kerja yang lebih tinggi daripada karyawan yang bujangan.
Setiap individu pun memiliki kemampuan yang berbeda, kemampuan secara langsung mempengaruhi tingkat kinerja dan kepuasan karyawan melalui kesesuaian kemampuan – pekerjaan. Dari sisi pembentukan perilaku dan sifat manusia, perilaku individu akan berbeda di karenakan oleh kemampuan yang dimilikinya juga berbeda. Pembelajaran merupakan bukti dari perubahan perilaku individu. Pembelajaran terjadi setiap saat dan relatif permanen yang terjadi sebagai hasil dari pengalaman.
Secara biografis individu memiliki karakteristik yang jelas bisa terbaca, seperti usia, jenis kelamin, status perkawinan, yang semua itu memiliki hubungan signifikan dengan produktivitas atau kinerja dalam suatu organisasi dan merupakan isu penting dalam dekade mendatang. Dari kajian beberapa bukti riset, memunculkan kesimpulan bahwa usia tampaknya tidak memiliki hubungan dengan produktivitas

PENGARUH KELAS SOSIAL DAN STATUS



BAB I
PENDAHULUAN
Jenjang sosial adalah kondisi dimana seseorang berada pada posisi yang mencerminkan status sosialnya di masyarakat yang memiliki tingkatan-tingkatan berdasarkan kelas sosial di masyarakat yang sedang di raihnya. Sehingga jenjang sosial akan senantiasa berubah seiring dengan pencapaian dan keberhasilan seseorang dalam merubah kelas sosialnya. Contoh: Seorang anak yang kurang mampu dari desa setelah lulus sekolah kemudian ia bekerja di jakarta, di jakarta ia sukses sehingga ia telah meningkatkan kelas sosialnya setelah kembali kekampung halamannya.
Jenjang sosial merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat di kota maupun di desa. Hal ini di karenakan setiap manusia memiliki keinginan untuk dihargai maupun di hormati lebih dari manusia manapun, sehingga akan terbentuk jenjang sosial yang akan mengakibatkan adanya pembedaan sosial di dalam masyarakat.
 Selain itu jenjang sosial selalu menjadi masalah sebuah negara, baik negara maju maupun bagi negara yang sedang berkembang. Masalah jenjang sosial sampai saat ini belum mendapatkan jalan keluar, mengingat masih banyak pengangguran dan juga penghasilan masyarakat yang belum mampu menutupi kebutuhannya sehari-hari. Karena itu, pemerintah mengharapkan adanya kerjasama dengan berbagai kegiatan sosial, agar jenjang sosial ini dapat diminimalisir.

PENGARUH KEBUDAYAAN TERHADAP PEMBELIAN DAN KONSUMSI



BAB I
PENDAHULUAN
Budaya merupakan konsep yang meliputi banyak hal (luas). Hal tersebut termasuk segala sesuatu dari pengaruh proses pemikiran individu dan perilakunya. Ketika budaya tidak menentukan sifat dasar dari frekuensi pada dorongan biologis seperti lapar atau seks, hal tersebut berpengaruh jika, kapan, dan bagaiman dorongan ini akan memberi kepuasan. Budaya adalah hal yang diperoleh. Ia nya tidak dimasukkan mewarisi respon dan kecenderungan. Bagaimanapun, semenjak perilaku manusia dari perilaku. Kerumitan dari masyarakat modern merupakan kesungguhan dimana budaya jarang memberikan ketentuan yang terperinci atas perilaku yang tepat. Budaya terutama dijalankan oleh keadaan yang batasannya cukup bebas pada perilaku individu dan oleh pengaruh fungsinya dari institusi seperti keluarga dan media massa. Kemudian, budaya memberikan kerangka dalam yang mana individu dan rumah tanga gaya hidup menyusun. Batasan dimana perangkat budaya dalam perilaku disebut norma, yang merupakan aturan sederhana dimana menentukan atau melarang beberapa perilaku dalam situasi yang spesifik. Norma dijalankan dari nilai budaya. Dimana nilai budaya adalah kepercayaan yang dipertahankan dimana menguatkan apa yang diinginkan. Pelanggaran dari norma budaya berakhir dengan sangsi yang merupakan hukuman dari pencelaan sosial yang ringan untuk dibuang dari kelompok.

Mempengaruhi sikap dan perilaku



BAB I
PENDAHULUAN
Untuk memahami tingkah laku manusia diperlukan bantuan berbagai macam ilmu pengetahuan. Ilmu fisiologi, mempelajari tingkah laku manusia, dengan menitik beratkan sifat-sifat yang khas dari organ-organ dan sel-sel yang ada dalam tubuh. Sedangkan sosiologi, mempelajari bentuk-bentuk tingkah laku dan perbuatan manusia dengan menitik beratkan pada masyarakat dan kelompok sosial sebagai satu kesatuan, dan melihat individu sebagai bagian dari kelompok masyarakat ( keluarga, kelompok sosial, kerabat, clan, suku, ras, bangsa). Di antara dua kelompok ilmu pengetahuan ini berdiri psikologi, yang membidangi individu dengan segala bentuk aktivitasnya, perbuatan, perilaku dan kerja selama hidupnya (Kartini, K., 1980). Selanjutnya Kartini menyatakan, bahwa fisiologi memberikan penjelasan mengenai macam-macam tingkah laku lahiriah, yang sifatnya jasmani. Sedangkan manusia merupakan satu totalitas jasmani-rohani. Psikologi mempelajari bentuk tingkah laku (perbuatan, aktivitas) individu dalam relasinya dengan lingkungannya.

Kepribadian, Nilai dan Gaya hidup



BAB I
PENDAHULUAN
KEPRIBADIAN
Kepribadian adalah karakteristik psikologis seseorang yang menentukan dan merefleksikan bagaimana seseorang merespon lingkungannya(Schiffman dan Kanuk,2000). Berdasarkan definisi ini maka bias disimpulkan bahwa yang ditekankan adalah karakter-karakter internal termasuk didalamnya berbagai atribut,sifat,tindakan yang membedakan dengan orang lain.
NILAI
Pola yang dapat kita lihat dari nilai adalah perubahan perilaku dan alas an seseorang dalam membelanjakan uang atau  sumberdaya yang mereka kelola dan  mereka miliki. Semakin tinggi mereka menilai dari suatu barang dan jasa terhadap kehidupan,maka akan makin tinggi pula apresiasi mereka dalam memandang barang dan jasa tersebut dari segi konsumsi.
GAYA HIDUP
Gaya hidup menurut Plummer (1983) gaya hidup adalah cara hidup individu yang di identifikasikan oleh bagaimana orangmenghabiskan waktu mereka (aktivitas), apa yang mereka anggap penting dalam hidupnya(ketertarikan) dan apa yang mereka pikirkan tentang dunia sekitar.

Sikap, Motivasi dan Mawas diri



BAB I
PENDAHULUAN

Sikap
Sikap adalah keadaan mental dan taraf dari kesiapan, yang diatur melalui pengalaman yang memberikan pengaruh dinamik atau terarah terhadap respons individu pada semua objek dan situasi yang berkaitan dengannya (G.W. Allport, 1935, hal 10)
Motivasi
Motivasi merupakan satu penggerak dari dalam hati seseorang untuk melakukan atau mencapai sesuatu tujuan. Motivasi juga bisa dikatakan sebagai rencana atau keinginan untuk menuju kesuksesan dan menghindari kegagalan hidup. Dengan kata lain motivasi adalah sebuah proses untuk tercapainya suatu tujuan. Seseorang yang mempunyai motivasi berarti ia telah mempunyai kekuatan untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan..
Motivasi dapat berupa motivasi intrinsic dan ekstrinsic. Motivasi yang bersifat intinsik adalah manakala sifat pekerjaan itu sendiri yang membuat seorang termotivasi, orang tersebut mendapat kepuasan dengan melakukan pekerjaan tersebut bukan karena rangsangan lain seperti status ataupun uang atau bisa juga dikatakan seorang melakukan hobbynya. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah manakala elemen elemen diluar pekerjaan yang melekat di pekerjaan tersebut menjadi faktor utama yang membuat seorang termotivasi seperti status ataupun kompensasi.
Banyak teori motivasi yang dikemukakan oleh para ahli yang dimaksudkan untuk memberikan uraian yang menuju pada apa sebenarnya manusia dan manusia akan dapat menjadi seperti apa. Landy dan Becker membuat pengelompokan pendekatan teori motivasi ini menjadi 5 kategori yaitu teori kebutuhan,teori penguatan,teori keadilan,teori harapan,teori penetapan sasaran.

SUMBER DAYA KONSUMEN DAN PENGETAHUAN



BAB I
PENDAHULUAN

Sumber Daya Konsumen adalah semua pendapatan atau kekayaan yang dimiliki seorang konsumen yang bertujuan untuk menentukan apa yang akan dibeli oleh konsumen (keputusan konsumen).  Sumber daya konsumen terhadap pembelian terkait dengan pendapatan yang didapat setiap konsumen. Tinggi atau rendahnya pendapatan konsumen, mempengaruhi pengeluaran mereka terhadap suatu barang.
Perilaku konsumen adalah aktivitas seseorang saat mendapatkan, mengkonsumsi, dan membuang barang atau jasa (Blackwell, Miniard, & Engel, 2001). Sedangkan The American Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek hidupnya. Dalam kata lain perilaku konsumen mengikutkan pikiran dan perasaan yang dialami manusia dan aksi yang dilakukan saat proses konsumsi (Peter & Olson, 2005). Perilaku konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari individu. Perilaku konsumen berhubungan dengan alasan dan tekanan yang mempengaruhi pemilihan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan barang dan jasa yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pribadi (Hanna & Wozniak, 2001).

Friday, November 8, 2013

Pembelian


BAB I
PENDAHULUAN

            Pembelian adalah penemuan sumber dan pemesanan bahan, jasa, dan perlengkapan. Kegiatan tersebut terkadang disebut pengadaan barang. Tujuan utamanya adalah memperoleh barang dengan biaya serendah mungkin yang konsisten dengan kualitas dan jasa yang dipersyaratkan. Pembelian tidak pernah luput dari kegiatan sehari-hari yang kita lakukan, untuk memperoleh sesuatu yang kita inginkan kita pun akan mengalami suatu proses pembelian. Dimananya adanya transaksi pertukaran antara uang dengan barang yang kita inginkan.
            Berikut ini adalah beberapa pendapat ahli tentang pembelian:
1.    Sofjan Assauri (2008,p.223)
Pembelian  merupakan salah satu fungsi yang penting dalam berhasilnya operasi suatu perusahaan. Fungsi ini dibebani tanggung jawab untuk mendapatkan kuantitas dan kualitas bahan-bahan yang tersedia pada waktu yang dibutuhkan dengan harga yang sesuai dengan harga yang berlaku.
2.    Menurut Mulyadi (2007,p.711)
Aktivitas dalam proses pembelian barang adalah permintaan pembelian, pemilihan pemasok, penempatan order pembelian, penerimaan barang, dan pencatatan transaksi.
3.    Brown dkk. (2001:132)

EVALUASI ALTERNATIF SEBELUM PEMBELIAN




BAB I
PENDAHULUAN

Philip kotler mengemukakan, “Konsumen mempelajari merek-merek yang tersedia dan ciri-cirinya. Informasi ini digunakan untuk mengevaluasi semua alternatif yang ada dalam menentukan keputusan pembeliannya”(1998:170). Menurut Sutisna, “Setidak-tidaknya ada dua kriteria evaluasi alternatif. Pertama adalah manfaat yang diperoleh dengan membeli produk. Kedua, kepuasan yang diharapkan”(2001:22).
Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut, ketika berbagai alternatif telah diperoleh, konsumen melakukan evaluasi alternatif. Evaluasi altenatif tersebut, dalam keberadaanya ditentukan oleh keterlibatan konsumen dengan produk yang akan dibelinya.
Pada intinya setiap perusahaan di dalam menjalankan usahanya bertujuan untuk mendapatkan laba sesuai dengan tujuan pokok yang diharapkan. Diantaranya yaitu agar perusahaan dapat menjaga kelangsungan hidup serta kelancaran operasinya. Hal ini tentunya bisa tercapai dengan mengaktifkan dan mengefisienkan kerja perusahaan.
Sebagaimana kita ketahui, dunia usaha sekarang ini banyak menghadapi adanya persaingan. Persaingan antar perusahaan sejenis baik yang bersifat positif maupun bersifat negatif. Oleh karena itu perusahaan yang ingin hidup dan berkembang harus memperhatikan kemampuan perusahaan dalam memenuhi serta memuaskan kebutuhan konsumen, khususnya disini pelayanan. Dengan banyaknya pesaing, perusahaan dituntut untuk mendapatkan pangsa pasar dengan jalan menentukan dan memilih langkah-langkah yang tepat di dalam hal pemasaran.

Tuesday, October 8, 2013

Proses Pengambilan Keputusan Oleh Konsumen


 
BAB I
PENDAHULUAN

Yang dimaksud dengan keputusan (decision) adalah berarti pilihan (choice), yaitu pilihan dari dua atau lebih kemungkinan. Walaupun keputusan biasa dikatakan sama dengan pilihan, ada perbedaan penting diantara keduanya. Mc Kenzei melihat bahwa keputusan adalah pilihan nyata karena pilihan diartikan sebagai pilihan tentang tujuan termasuk pilihan tentang cara untuk mencapai tujuan itu, apakah pada tingkat perorangan atau kolektif. Mc Grew dan Wilson lebih melihat pada kaitannya dengan proses, yaitu bahwa suatu keputusan ialah akhir dari suatu proses yang lebih dinamis, yang diberi label pengambilan keputusan. Dipandang sebagai proses karena terdiri atas satu seri aktifitas yang berkaitan dan tidak hanya dianggap sebagai tindakan bijaksana.  Morgan dan Cerullo mendefinisikan keputusan sebagai sebuah kesimpulan yang dicapai sesudah dilakukan pertimbangan, yang terjadi setelah satu kemungkinan dipilih sementara yang lain dikesampingkan.
Pengambilan keputusan adalah proses memilih suatu alternatif cara bertindak dengan metode yang efisien sesuai situasi. Proses tersebut untuk menemukan dan menyelesaikan masalah organisasi. Suatu aturan kunci dalam pengambilan keputusan ialah sekali kerangka yang tepat sudah diselesaikan, keputusan harus dibuat (Brinckloe,1977). Dengan kata lain, keputusan mempercepat diambilnya tindakan, mendorong lahirnya gerakan dan perubahan (Hill,1979).

Segmentasi dan Analisis Demografi



BAB I

PENDAHULUAN


Seperti yang kita ketahui bahwa keadaan dunia usaha bersifat dinamis, yang selalu mengalami perubahan yang terjadi setiap saat dan adanya keterkaitan antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu strategi pemasaran mempunyai peranan yang sangat penting untuk keberhasilan perusahaan umumnya dan pada bidang pemasaran khususnya. Disamping itu strategi pemasaran yang diterapkan harus ditinjau dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan pasar dan lingkungan pasar tersebut. Dengan demikian strategi pemasaran harus dapat memberikan gambaran yang jelas dan terarah tentang apa yang dilakukan perusahaan dalam menggunakan setiap kesempatan atau peluan pada beberapa sasaran pasar.
Segmentasi pasar sangatlah penting di dalam bisnis dan pemasaran. Walaupun kita tidak boleh mengiris-iris pasar terlalu kecil, segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun usaha. Pengertian segmentasi pasar sebagai suatu strategi perusahaan tidaklah semata dilakukan dengan cara membedakan produk atau bahkan menciptakan produk baru (product diversification), tetapi didasarkan atas atas perbedaan minat dan kebutuhan konsumen. pentingnya segmentasi bagi perusahaan disebabkan antara lain karena segmentasi memungkinkan perusahaan lebih terfokus dalam mengalokasi sumber daya. Kedua, segmentasi merupakan basis untuk menentukan komponen-komponen strategi, taktik dan value secara keseluruhan. Segmentasi yang disertai dengan pemilihan target market akan memberikan suatu acuan dan basis bagi penentuan positioning. Ketiga segmentasi merupakan faktor kunci untuk mengalahkan pesaing, Karena konsumen yang terlalu heterogen itulah maka perusahaan perlu mengkelompokkan pasar menjadi segmen-segmen pasar, lalu memilih dan menetapkan segmen pasar tertentu sebagai sasaran

Sunday, October 6, 2013

Mobil murah, jakarta macet parah!

Kalo ngebahas tentang mobil, siapa coba yg gak mau kalo punya mobil. Selain bisa ngangkat derajat orang secara materi, bisa juga buat pamer kali ya haha
Tapi bukan itu yg mau gua bahas disini, ngeliat fenomena adanya mobil murah yg datang ke indonesia dan yg sekarang lagi jadi trending topik pembicaraan orang-orang. Mobil murah mungkin bakal jadi sasaran buat orang-orang yg udah ngebet punya mobil dari dulu tapi belom kesampaian juga. Ditambah lagi buat orang-orang yg punya sifat konsumtif tinggi, udah pasti itu mobil bakal dibeli.
Trus apa hubungannya ada mobil murah di jakarta?
Buat sebagian orang datangnya mobil murah mungkin bakal jadi anugerah buat dia yg dari dulu pengen punya mobil. Jadi dengan uang yg relatif agak lebih murah memungkinkan buat sebagian orang yg punya ekonomi menengah bisa beli mobil ini, dan seluruh orang yg punya ekonomi ke atas bisa jadi ngeborong itu mobil.

Handphone barang mewah atau kebutuhan?

Dijaman modern kaya sekarang banyak banget perkembangan yg dirasakan orang-orang diseluruh dunia. Terutama dalam perkembangan dibidang teknologi. Banyak peralatan yg telah diciptakan untuk memudahkan kegiatan seseorang setiap harinya. Hal itu sudah pasti berdampak positif bagi penggunanya.

Kebutuhan akan informasi di jaman modern

Informasi bisa disebut juga sebuah berita yang memberikan pengetahuan kepada kita akan sesuatu hal. Tanpa informasi kita akan buta tentang keadaan disekitar kita. Banyak contoh informasi  yang dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dalam melakukan kegiata jual beli kita juga membutuhkan informasi seperti  mengenai  harga barang dan spesifikasi barang yang akan kita beli. Tanpa informasi kita tidak akan dapat melakukan transaksi jual beli tersebut, karena nantinya kita akan ragu dengan barang yang akan kita beli, bisa saja kita tertipu oleh penjual karena tidak mempunyai informasi pada barang tersebut.
Selain itu informasi juga bisa memberitahukan kita banyak hal seperti mengapa harga-harga bisa naik setiap tahunnya, tragedi kecelakaan, kebakaran, kenaikan atau penurunan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing,  itu pun juga bisa kita dapatkan dengan informasi.  Begitu pentingnya informasi dalam kehidupan sehari-hari membuat kita dituntut untuk selalu memperbaharui informasi yang kita miliki.

Calo dimana-mana, pihak berwajib diam saja?

Klo ngebahas tentang calo kayaknya udah gak awam lagi yah ditelinga, dia adalah orang yg suka menawarkan jasa akan sesuatu dg meminta imbalan atas kerjaannya. Berdasarkan sebuah cerita dari pengalaman yg baru aja didapat dari sumber terpercaya, pernah suatu kejadian yg dia ceritakan saat mau melakukan pembayaran pajak bermotor disamsat dekat daerahnya. Banyaknya calo yg ada disana seakan-akan sudah menjadi biasa diwilayah itu, satu sama lain calo pun berusaha berebut sasarannya yg baru datang. Dengan rayuan setannya yg berusaha membujuk kita buat mau nurutin kata dia dan mau dibantu untuk ngurusin pembayaran pajak namun harus membayar uang lebih mahal dari biasanya.

Wednesday, May 1, 2013

Siapakah yang menjadi warganegara yang dijelaskan dalam pasal 26 UUD 1945

A. Pribumi dan Non Pribumi

Secara etimologis kata pribumi berarti penduduk asli suatu tempat/daerah yang menjadi penghuni pertama daerah tersebut sebelum berdatangan imigran dari daerah atau tempat lain. Sebagai contoh suku aborigin yang mendiami benua Australia sebelum kedatangan penjajah inggris pada awal abab ke-19. Pribumi juga sering disebut keturunan asli daerah yand di diami.

Secara etimologis kata Non pribumi berarti bukan keturunan asli suatu daerah/atau tempat. Sebagai contoh pada zaman penjajahan portugis banyak orang timor leste yang menyebrang ke daerah jajahan belanda(Kupang) untuk mencari kenyamanan karena ketidaksanggupan untuk membayar pajak pada waktu itu hingga sekarang mereka menjadi daerah penduduk asli daerah perrbatasan antara Timor Leste dan Kupang sperti Daerah, Kefa, Belu, Atambua, Besikama, Alor dan daerah lain sekitar perbatasan.

Penduduk pribumi dan non-pribumi dalam pengaturan undang-undang pasal 26 UUD 1945 berbunyi :
  1. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Berarti bahwa orang-orang yang disebut pribumi jika yang bersangkutan terlahir dari orang tua yang Indonesia asli dari keturunan nenek-moyangnya, dan orang-orang yang telah menjadi warga Negara asli karena di sahkan oleh UNdang-Undang yang berlaku. 
  2. Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Artinya orang-orang disebut pribumi jika yang bersangkutan tinggal di Indonesia
  3. Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan undang-undang. Artinya seseorang dinyatakan menjadi warga Negara/pribumi jika warga negaranya telah memenuhi syarat undang-undang yang berlaku.
Kelemahan dari kedua pasal tersebut sering berbentrokan dengan pendatang dari yang berasal dari luar pulau atau daerah yang bersangkutan berada ada. Sebagai contoh misalnya orang papua merantau ke Jakarta dianggap sebagai pendatang baru karena bukan pendduduk asli Jakarta atau bukan betawi asli pada kalau dipahami secara mendalam berarti pendatang yang bersagkutan adalah orang Indonesia asli berdasarkan ayat 1 dan ayat 2 hal ini terkjadi karena minimnya pegetahuan masyarakat akan UUD yang berlaku. Hal krusial yang menjadi penyebab isu pribumi dan non-pribumi karena factor  :
1.      Perbedaan daerah(dari luar pulau).
2.      Warna kulit(Indonesia Timur denagn bagian Indonesia lainnya).
3.      Agama(Minoritas-Mayoritas)

Saturday, March 23, 2013

Kewarganegaraan


A.   Tujuan Pendidikan Nasional
Pendidikan Nasional adalah pendidikan yang berdasarkan pancasila dan Undang – undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Yang berakar pada nilai – nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Untuk mewujudkan cita – cita ini, diperlukan perjuangan seluruh lapisan masyarakat.
Jabaran UUD 1945 tentang pendidikan juga dituangkan dalam Undang-Undang No. 20, Tahun 2003. Pasal 3 menyebutkan, "Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab."
Visi dan misi pendidikan nasional telah menjadi rumusan dan dituangkan pada bagian “penjelasan” atas UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Visi dan misi pendidikan nasional ini adalah merupakan bagian dari strategi pembaruan sistem pendidikan.

Visi Pendidikan Nasional
Pendidikan nasional mempunyai visi terwujudnya system pendidikan sebaga pranata social yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga Negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.

Makna Pasal 30 UUD 1945



Makna yang Terkandung Pada Pasal 30 UUD 1945 Bagi Setiap Warga Negara
Dalam pasal 30 UUD 1945 kita dapat membahas berbagai makna yang terkandung didalamnya, yang salah satunya membahas mengenai hak dan kewajiban. Sebelum kita membahas lebih dalam mengenai pasal 30 UUD 1945, sebaiknya lebih dulu kita mengetahui apa arti dari hak dan kewajiban itu sendiri.
Pengertian hak dan kewajban
Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri.
Contoh: hak untuk hidup, hak menerima pendidikan,dll.
Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.
Contoh: mematuhi peraturan yang ada dikampus, mengerjakan tugas yang diperintahkan oleh dosen,dll.
Hak dan Kewajiban yang terdapat dalam Pasal 30 UUD 1945
Sedangkan didalam pasal 30 UUD 1945 ditegaskan bahwa tiap – tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara. Usaha pertahanan dan keamanan Negara dilaksanakan melalui system pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung. Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat –syarat keikutsertaan warga Negara dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara, serta hal – hal yang terkait dengan pertahanan dan keamanan diatur dengan undang –undang.
Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat –syarat keikutsertaan warga Negara dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara, serta hal – hal yang terkait dengan pertahanan dan keamanan diatur dengan undang –undang.